MENJADI MANUSIA MINIMALIS HAL DUNIA DAN MANUSIA MAKSIMALIS HAL AKHERAT Oleh: Agus Abu Khansa, S.Pd.I Tatkala berurusan dengan dunia, jadilah manusia minimalis dalam urusan dunia, namun perihal akherat maka jadilah manusia yang maksimal dalam amalan. Sebagaimana baginda Rasulullah saw dalam menjalani kehidupannya sehari hari, tampak sederhana dan praktis, namun ketika bersentuhan dengan sisi-sisi ibadah dan akherat, beliau benar-benar bersungguh-sungguh. diriwayatkan Muslim, Nasai, dan Turmudzi. "Dari Aisyah RA berkata, 'Suatu hari, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menemui kami dan bertanya, 'apakah engkau punya makanan?' Kami menjawab, 'Tidak.' Kemudian beliau bersabda, 'Kalau begitu, saya akan puasa'." Simpel dan sesederhana itulah kehidupan Rasulullah saw. Tidak ada pengharapan besar dalam pelayanan kepada dirinya. Sekalipun beliau seorang Nabi, Rasulullah saw tidak meletakkan sesuatu yang berurusan dengan keluarganya begitu ...